Masuk 10 Besar berkat Ruang Guru

  • Whatsapp
Ruang Guru

Umurnya sudah hampir 15 tahun, dan baru saja anakku naik ke kelas 9 ketika itu. Tidak ada prestasi yang membanggakan kecuali hampir masuk 10 besar di kelasnya. Aku sebagai orang tua merasa perlu bantuan untuk membimbing anakku untuk bisa lebih giat lagi dalam belajar. Apalagi dia akan menghadapi UNBK, jadi harus paham betul. Kelemahannya di pelajaran-pelajaran eksak, jadi harus lebih intens lagi belajar materi IPA kelas 9.

Belajar di bimbel kurang cocok, dia tidak suka belajar di luar rumah, tapi juga bosan dengan suasana di rumah. Aku berpikir tentang apa yang bisa membuat anakku bisa lebih semangat lagi. Sampai akhirnya aku mengajaknya berdiskusi tentang apa yang dia mau.

Materi IPA kelas 9 akan jauh lebih sulit, itu yang aku sampaikan. Ternyata selama ini, aku tidak memahami kemauannya. Dia mengatakan bahwa dia lebih suka belajar melalui audio visual dan tidak terlalu suka hal yang bertele-tele. Dia mau materi yang singkat, padat, dan jelas. Aku dan anakku akhirnya sepakat untuk berlangganan ruang guru dan memilih produk ruang belajar.

Di ruang belajar ternyata lengkap, bisa memilih paket sesuai dengan jenjang, sekaligus sesuai dengan kurikulum yang dipakai. Setelah memilih paket untuk SMP kelas 9, anakku mulai melihat apa saja fitur yang disediakan.

Pertama yang dia coba tentu materi-materi yang dikemas dalam bentuk video tutor lengkap dengan animasi. Aku melihat dia tampak lebih semangat belajar bersama ruang guru. Tak lupa dia terus intensif untuk belajar materi IPA kelas 9, agar tidak lagi ketinggalan dengan yang lain. Tutornya sangat profesional, aku juga menilai cara mengajarnya sangat efektif, videonya juga tidak terlalu lama, jadi anak tidak bosan.

Disediakan juga rangkuman materi dalam bentuk infografis yang membantu anakku untuk mengulas pelajaran yang sudah dia pelajari sebelumnya. Fitur yang tidak kalah penting adalah latihan soal lengkap dengan pembahasan. Anakku bisa sambil latihan mengerjakan UNBK. Untuk orang tua, yang terpenting adalah kita bisa memantau perkembangan belajar anak. Kita cukup melihat sejauh mana anak berkembang dengan melihat nilai dari latihan soal dan materi-materi apa saja yang sudah dia pelajari.

Pada semester awal, anakku mengalami peningkatan yang signifikan. Dia untuk pertama kalinya masuk peringkat 10 besar selama di sekolah. Aku bangga atas prestasi yang dia raih. Semoga di ujian nasional nanti dia bisa lebih baik, terutama dalam menguasai materi IPA kelas 9 yang selama ini dia takutkan.

Semoga ceritaku ini bisa menginspirasi para orang tua di rumah yang masih bingung mencari cara agar anak bisa lebih semangat dalam belajar. Jangan lupa untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan anak agar kita bisa memahami kebutuhan anak kita.

Related posts